{"id":384,"date":"2023-10-18T17:58:48","date_gmt":"2023-10-18T10:58:48","guid":{"rendered":"https:\/\/cmshumanity.wordpress.com\/?p=384"},"modified":"2023-10-18T17:58:48","modified_gmt":"2023-10-18T10:58:48","slug":"pusat-kajian-maritim-rekomendasikan-perangi-penangkapan-ikan-ilegal-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmrh-indonesia.org\/id\/pusat-kajian-maritim-rekomendasikan-perangi-penangkapan-ikan-ilegal-2\/","title":{"rendered":"Pusat Kajian Maritim rekomendasikan perangi penangkapan ikan ilegal"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, 27 Juli 2023 (ANTARA) &#8211; Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan Abdul Halim merekomendasikan untuk bersama-sama memerangi praktek perusakan dan penangkapan secara ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (destructive, illegal, unreported, and unregulated\/IUU fishing) yang terjadi di Provinsi Maluku Utara.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Untuk mengatasi problematika tingginya angka kemiskinan di daerah kaya sumber daya perikanan, pemerintahan di Jakarta dan Sofifi mesti duduk bareng untuk mengorientasikan kebijakan, anggaran, dan kelembagaan pemantauan (<em>monitor<\/em>), pengendalian (<em>control<\/em>), dan pengawasan (<em>serveillance<\/em>) atau MCS di Provinsi Maluku Utara dalam rangka memerangi pengrusakan dan IUU fishing,&#8221; ujar Halim ditemui di Jakarta, Kamis. <\/p>\n\n\n\n<p>Di perairan Maluku Utara, lanjut dia, komoditas seperti ikan tuna, tongkol, dan cakalang menjadi komoditas andalan yang diekspor ke Vietnam, Thailand, Filipina, Singapura, Amerika Serikat serta Korea Selatan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, dirinya mengajak pemerintah pusat untuk bersungguh-sungguh menindaklanjuti penetapan perairan Provinsi Maluku dan Maluku Utara sebagai lumbung ikan nasional melalui kebijakan, anggaran, dan kelembagaan untuk meningkatan kapasitas pemantauan, pengendalian, dan pengawasan di laut yang mumpuni.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan data yang dipaparkannya, produksi perikanan Maluku Utara pada 2022 mencapai 378.111 ton atau meningkat 106 persen dari target 356.4000 ton.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Maluku Utara bersinggungan langsung dengan emapt Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) Negara Republik Indonesia, yakni WPP 715, WPP 716 dan WPP 714.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun WPP 714 pada 2022 memiliki potensi perikanan sebesar 1.033.978 ton, WPP 715 sebesar 715.293 ton, WPP 716 sebesar 626.045 ton, kemudian WPP 717 sebesar 424.703 ton.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber: https:\/\/www.antaranews.com\/berita\/3655197\/pusat-kajian-maritim-rekomendasikan-perangi-penangkapan-ikan-ilegal&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 27 Juli 2023 (ANTARA) &#8211; Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan Abdul Halim merekomendasikan untuk bersama-sama memerangi praktek perusakan dan penangkapan secara ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (destructive, illegal, unreported, and unregulated\/IUU fishing) yang terjadi di Provinsi Maluku Utara. &#8220;Untuk mengatasi problematika tingginya angka kemiskinan di daerah kaya sumber daya perikanan, pemerintahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-384","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmrh-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/384","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmrh-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmrh-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmrh-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmrh-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=384"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cmrh-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/384\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmrh-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=384"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmrh-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=384"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmrh-indonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=384"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}